Hadi Suhendra di FB group Penggunaan HT (Handy Talky)
Assalamualaikum…
Selamat malam dulur², semoga sehat selalu.
Izin bertanya lur, saya mencoba membuat antena open dipole seperti di gambar dengan bahan pipa tembaga bekas kulkas.
Saat dicoba, ternyata mampu memancar sampai RPU ±70 km hanya pakai HT standar seperti di foto.
Namun ketika dicoba menggunakan antena telex bonggol kecil milik teman (maaf tidak terfoto), hasilnya malah tidak bisa tembus ke RPU, bahkan receive juga terasa susah.
Kira-kira di mana letak kesalahannya ya?
Mohon pencerahannya, maklum masih pemula 🙏🙏🙏
Tanggapan / Jawaban:
-
Saya juga pernah praktik. HT China kalau antenanya di-short (pakai lilitan) biasanya kurang cocok.
Justru tanpa lilitan hasilnya lebih bagus.
Uji coba pakai BF-888S, UV-5R, dan UV-82. -
Quansheng UV-K5 hanya cocok memakai antena tipe dipole, sederhananya kutub (+) dan (–) antena terpisah.
-
Tidak cocok memakai antena seperti telex, Diamond F23, X-50, Hygain V2R, Ring O Galaxy, karena (+)(–) antena tersambung (shorted).
Akibatnya HT bisa jadi budek / susah receive. -
Jika main di jalur UHF, sebaiknya pakai antena vertikal tipe F23, pada bagian loading bisa ditambahkan kapasitor ±5 pF.
-
Jika main di VHF, tidak perlu kapasitor.
Frekuensi RPU untuk dicoba:
-
RPU Jatim (UHF)
OUT: 438.640
IN : 431.640 -
RPU Ngawi
OUT: 460.325
IN : 459.200
Monggo dicoba, semoga bermanfaat 📻👍
Info via https://www.facebook.com/groups/handytalky/

No comments:
Post a Comment